Senin, 05 Juli 2010

PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MELAWAN PENJAJAH 2

1. Reaksi Rakyat Indonesia terhadap Upaya Perdagangan Portugis dan Belanda
Menjelang kedatangan bangsa Eropa, masyarakat di wilayah Nusantara hidup dengan tenteram di bawah kekuasaan raja-raja.


Kedatangan bangsa-bangsa Eropa di Indonesia mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia, tetapi lama-kelamaan rakyat Indonesia mengadakan perlawanan karena sifat-sifat dan niat-niat jahat bangsa Eropa mulai terkuak dan diketahui oleh bangsa Indonesia.
Perlawanan-perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia disebabkan orang-orang Barat ingin memaksakan monopoli perdagangan dan berusaha mencampuri urusan kerajaan-kerajaan di Indonesia. Adapun perlawanan-perlawanan tersebut antara lain:

1) Perlawanan di Aceh terhadap Portugis
2) Ternate melawan Portugis
3) Perlawanan Mataram (Perlawanan Sultan Agung) terhadap Belanda
4) Banten melawan VOC
5) Makassar melawan VOC
6) Perlawanan Diponegoro (1825–1830) terhadap Belanda
7) Perang Padri (1821–1837)

2. Perkembangan Agama Kristen di Indonesia
Sejak abad ke-15 Paus di Roma memberi tugas kepada misionaris bangsa Portugis dan Spanyol untuk menyebarkan agama Katholik. Kemudian bangsa Belanda pun tertarik untuk menyebarkan ajaran agama Kristen Protestan dengan mengirimkan para zending di negeri-negeri jajahannya.
1. Misionaris Portugis di Indonesia
Pada abad ke-16 kegiatan misionaris sangat aktif menyampaikan kabar Injil ke seluruh penjuru dunia dengan menumpang kapal pedagang Portugis dan Spanyol. Salah seorang misionaris yang bertugas di Indonesia terutama Maluku adalah Fransiscus Xaverius (1506–1552). Ia seorang Portugis yang membela rakyat yang tertindas oleh jajahan bangsa Portugis. Di kalangan pribumi ia dikenal kejujuran dan keikhlasannya membantu kesulitan rakyat. Ia menyebarkan ajaran agama Katholik dengan berkeliling ke kampung-kampung sambil membawa lonceng di tangan untuk mengumpulkan anak-anak dan orang dewasa untuk diajarkan agama Katholik.
Kegiatan misionaris Portugis tersebut berlangsung di Kepulauan Maluku, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, P ulau Siau, dan Sangir, kemudian menyebar ke Kalimantan dan Jawa Timur.
Penyebaran agama Katholik di Maluku menjadi tersendat setelah terbunuhnya Sultan Hairun yang menimbulkan kebencian rakyat terhadap semua orang Portugis. Setelah jatuhnya Maluku ke tangan Belanda, kegiatan misionaris surut dan diganti kegiatan zending Belanda yang menyebarkan agama Kristen Protestan.
2. Zending Belanda di Indonesia
Pada abad ke-17 gereja di negeri Belanda mengalami perubahan, agama Katholik yang semula menjadi agama resmi negara diganti dengan agama Kristen Protestan. Pemerintah Belanda melarang pelaksanaan ibadah agama Katholik di muka umum dan menerapkan anti Katholik, termasuk di tanah-tanah jajahannya.
VOC yang terbentuk tahun 1602 mendapat kekuasaan dan tanggung jawab memajukan agama. VOC mendukung penyebaran agama Kristen Protestan dengan semboyan “siapa punya negara, dia punya agama”, kemudian VOC menyuruh penganut agama Katholik untuk masuk agama Kristen Protestan. VOC turut membiayai pendirian sekolah-sekolah dan membiayai upaya menerjemahkan injil ke dalam bahasa setempat. Di balik itu para pendeta dijadikan alat VOC agar pendeta memuji-muji VOC dan tunduk dengan VOC. Hal tersebut ternyata sangat menurunkan citra para zending di mata rakyat, karena VOC tidak disukai rakyat.
Tokoh zending di Indonesia antara lain Ludwig Ingwer Nommensen, Sebastian Danckaerts, Adriaan Hulsebos, dan Hernius.
Kegiatan zending di Indonesia meliputi:
a. Menyebarkan agama Kristen Protestan di Maluku, Sangir, Talaud, Timor, Tapanuli, dan kota-kota besar di Jawa dan Sumatra.
b. Mendirikan Nederlands Zendeling Genootschap (NZG), yaitu perkumpulan pemberi kabar Injil Belanda yang berusaha menyebarkan agama Kristen Protestan, mendirikan wadah gereja bagi jemaat di Indonesia seperti Gereja Protestan Maluku (GPM), Gereja Kristen Jawa (GKJ), Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), dan mendirikan sekolah-sekolah yang menitikberatkan pada penyebaran agama Kristen Protestan.
3. Wilayah Persebaran Agama Nasrani di Indonesia pada Masa Kolonial
Saat VOC berkuasa, kegiatan misionaris Katholik terdesak oleh kegiatan zending Kristen Protestan, dan bertahan di Flores dan Timor. Namun sejak Daendels berkuasa, agama Katholik dan Kristen Protestan diberi hak sama, dan mulailah misionaris menyebarkan kembali agama Katholik terutama ke daerah-daerah yang belum terjangkau agama-agama lain.
Penyebaran agama Kristen Protestan di Maluku menjadi giat setelah didirikan Gereja Protestan Maluku (GPM) tanggal 6 September 1935. Organisasi GPM menampung penganut Kristen Protestan di seluruh Maluku dan Papua bagian selatan. Penyebaran agama Kristen menjangkau Sulawesi Utara di Manado, Tomohon, Pulau Siau, Pulau Sangir Talaud, Tondano, Minahasa, Luwu, Mamasa dan Poso, serta di Nusa Tenggara Timur yang meliputi Timor, Pulau Ende, Larantuka, Lewonama, dan Flores. Adapun persebaran agama Katholik di Jawa semula hanya berlangsung di Blambangan, Panarukan, Jawa Timur. Namun, kemudian menyebar ke wilayah barat, seperti Batavia, Semarang, dan Jogjakarta.
Agama Kristen Protestan di Jawa Timur berkembang di Mojowarno, Ngoro dekat Jombang. Di Jawa Tengah meliputi Magelang, Kebumen, Wonosobo, Cilacap, Ambarawa, Salatiga, Purworejo, Purbalingga, dan Banyumas. Di Jawa Barat pusat penyebaran agama Kristen terdapat di Bogor, Sukabumi, dan Lembang (Bandung). Di Sumatra Utara masyarakat Batak yang menganut agama Kristen berpusat di Angkola Sipirok, Tapanuli Selatan, Samosir, Sibolga, Buluh Hawar di Karo, Kabanjahe, Sirombu, dan kepulauan Nias. Kegiatan agama Kristen pada masyarakat Batak dipusatkan pada organisasi HKBP. Adapun di Kalimantan Selatan agama Kristen berkembang di Barito dan Kuala Kapuas. Di Kalimantan Barat umat Nasrani banyak terdapat di Pontianak. Di Kalimantan Timur banyak terdapat di Samarinda, Kalimantan Tengah di pemukiman masyarakat Dayak desa Perak dan Kapuas Kahayan.
Faktor-faktor penyebab sulitnya perkembangan agama Kristen di Indonesia pada waktu itu adalah:
a) Pada waktu itu agama Kristen dianggap identik dengan agama penjajah.
b) Pemerintah kolonial tidak menghargai prinsip persamaan derajat manusia.
c) Sebagian besar rakyat Indonesia telah menganut agama lain.
Oleh karena itulah upaya penyebaran dilakukan di daerah-daerah yang belum tersentuh agama lainnya. Juga dilakukan dengan mengadakan tindakan-tindakan kemanusiaan seperti mendirikan rumah sakit dan sekolah. Akhirnya berkat kerja keras kaum misionaris dan zending, agama Kristen dapat berkembang di Indonesia sampai sekarang.


Perjuangannya Jendral Soedirman dalam mengembalikan jati diri bangsa


Perjuangan Jendral Soedirman dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa tidak diragukan lagi, Jendral muda ini begitu gigihnya dalam memimpin perlawanan terhadap penjajah belanda. Di usianya yang baru 31 tahun beliau sudah menjadi seorang Jendral, meski penyakit paru-paru nya tidak bisa di ajak kompromi namun hal itu tidak menjadi penghalang baginya dalam memimpin perlawanan mempertahankan harga diri dan martabat bangsa Indonesia. Kepribadian dia yang teguh dan kokoh senantiasa mengedapankan kepentingan bangsa dan negaranya di atas kepentingan apapun. Tentu saja hal ini tidak muncul begitu saja akan tetapi dilatar belakangi oleh pemahaman yang dalam akan agamanya, beliau yang merupakan guru pada sekolah HIS Muhammadiyah dan merupakan aktifis kepanduan Hizbul Wathan, menempanya menjadi sosok yang tangguh dalam berjihad membela kehormatan bangsanya.
Saat masa pendudukan Jepang, Ia masuk ke dalam tentara PETA di Bogor, hingga kemudian ketika beliau lulus langsung menjabat sebagai komandan batalion di Kroya, Cilacap. Lalu kemudian menjadi Panglima Divisi V/Banyumas setelah dibentuknya TKR. lalu terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TNI). Beliaulah Jendral termuda di negeri ini.
Beliau merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini, bagaimana tidak, keadaan dirinya yang sakit-sakitan tidak menghalanginya sedikitpun dalam memimpin pertempuran-pertempuran melawan musuh-musuh bangsa ini. Dengan ditandu karena begitu lemah fisiknya, ia memimpin perlawanan terhadap belanda pada Agresi militer belanda II, meski kondisi dirinya begitu lemah ia dengan semangat membaja memimpin, memberi semangat untuk mengadakan perlawanan terhadap belanda. Sungguh luar biasa, pahlawan yang tidak mengenal kata menyerah dan pasrah.


17 Agustus titik puncak jati diri bangsa


17 Agustus 1945 adalah merupakan puncak tertinggi dari upaya bangsa ini dalam mengembalikan jati diri bangsa di hari itu disaksikan oleh segenap rakyat Indonesia, dengan lantangnya Bapak Soekarno & Hatta atas nama bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Setelah ratusan tahun hidup di bawah ketiak penjajahan, maka pada detik itu bangsa ini dengan tekad yang membaja dan dengan segenap keberanian dan atas segala perjuangan segenap elemen bangsa mengumandangkan dengan lantang pekik kemerdekaan.
Dan hari ini 17 Agustus 2009, 64 tahun setelah saat yang paling bersejarah itu, bangsa ini kembali memperingati hari yang paling bersejarah bagi bangsa ini. 64 tahun bukan merupakan waktu yang sedikit, tapi merupakan perjalanan rentang waktu yang cukup panjang, kalau di ibaratkan seperti usia manusia, maka umur 64 tahun adalah usia yang sudah memasuki masa yang sangat matang, usia dimana seorang anak manusia sudah berada dimasa pensiun dan tinggal menikmati masa-masa tuanya dan menikmati hasil-hasil yang ia usahakan selama masa mudanya.
Semestinya bangsa ini di hari ulang tahun kemerdekaannya yang ke 64 ini, sudah menjadi bangsa yang mapan yang memberikan kelayakan hidup bagi anak-anak bangsanya. Dan sebaliknya anak-anak bangsa ini dengan segala daya dan upayanya masing-masing berusaha memberikan yang terbaik untuk kemajuan negeri ini.
Kemerdekaan yang merupakan hasil jerih payah segenap komponen bangsa tidak boleh tidak, harus kita lanjutkan dan kita isi dengan semangat membangun negeri, bukan dengan cara hura-hura merayakan kemerdekaan ini, akan tetapi di isi dan diramaikan dengan kegiatan yang mengandung manfaat dan berguna bagi keberlangsungan kemerdekaan itu sendiri.
Marilah di hari peringatan kemerdekaan ini, kita tancapkan kembali tonggak-tonggak perjuangan bangsa ini dalam upaya mengembalikan jati diri bangsa.
Merdeka !!!


Cut Nyak Dien, Perempuan Pejuang Jati Diri Bangsa

Siapa yang tidak kenal Cut Nyak Dien, Pahlawan Pembela Jati Diri Bangsa dari tanah rencong, perempuan berhati baja ini di lahirkan pada tahun 1850 dan meninggal pada tahun 1908, Srikandi dari Aceh ini hingga hembusan nafasnya yang terakhir tetap dalam tekadnya yang membaja untuk tidak pernah mau tunduk pada penjajah.
Jiwa perjuangan Cut Nyak Dien, tidak tumbuh begitu saja dalam dirinya, tapi memang ayahnya juga merupakan seorang penggerak perlawanan pada Belanda. Ketika tanah kelahirannya tercinta di duduki oleh penjajah belanda terpaksa ia harus berpisah dengan ayah dan suaminya yang berjuang melawan penjajah. Perpisahannya dengan sang suami yang belum lama menikahinya ternyata adalah perpisahan untuk selamanya, karena sang suami gugur dalam peperangan melawan belanda pada perang di Gle Tarum pada tahun 1879. Mendengar berita kematian suaminya akibat kekejaman belanda membuat Cut Nyak Dien bersumpah untuk menuntut balas kematian suaminya dan melanjutkan perlawanan suaminya pada Belanda, dan bertekad tidak akan menikah lagi kecuali dengan laki-laki yang mau membantu perjuangannya.
Dua tahun setelah kematian suaminya, tekadnya untuk tidak menikah kecuali dengan laki-laki yang mau berjuang untuk bangsanya benar-benar di tepati, Ia akhirnya menikah dengan tengku Imam Bonjol, beliau adalah pahlawan perjuangan melawan belanda yang terkenal banyak membuat kerugian bagi penjajah belanda. Namun rupanya Syahid menjemput sang suaminya juga pada suatu pertempuran di Meulaboh.
Kematian suaminya tidak membuat sang Cut Nyak Dien patah semangat, namun sebaliknya semangat untuk meneruskan perlawanan semakin menggelora, perjuangan tetap ia jalankan dengan meneruskan perang gerilya melawan belanda.
Bertahun-tahun perlawanan Cut Nyak Dien semakin membuat belanda kalang kabut, dan belanda pun tidak pernah bisa menawan dan mematahkan perlawanan Cut Nyak Dien, sampai akhirnya ada salah seorang panglimanya yang merasa kasihan kepada Cut Nyak Dien karena sudah tua, dan ingin melihat Cut menjalani hari tuanya dengan damai tanpa harus sembunyi-sembunyi di hutan, maka ia mengambil inisiatif sendiri untuk menghubungi belanda, dan akhirnya beliau di tangkap belanda. Namun walaupun telah ditangkap tapi tetap saja dia mengadakan kontak dengan kelompok perlawanan, sehingga hal ini membuat penjajah belanda marah sehingga beliau di buang ke tanah jawa, Hingga beliau meninggal dalam pembuangan.
Itulah Sosok wanita Pejuang yang sampai akhir hayatnya berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengembalikan Jati Diri Bangsa meski harus mengorbankan semua yang ia miliki.

Pahlawan Jati Diri bangsa (1)

Bulan Agustus sudah di depan mata, bulan yang penuh sejarah, bulan dimana Indonesia berhasil mengembalikan jati diri bangsa dari kehinaan dan penindasan bangsa terkutuk penjajah, Bagaimana tidak, lebih dari 350 tahun bangsa ini hidup dibawah penindasaan dan menghinaan oleh bangsa lain, akhirnya bisa dengan lantang memekikkan kata Merdeka dengan lantang di mata dunia.
Untuk Itulah dalam rangka menyambut bulan Agustus ini, blog ini inshaAllah akan menampilkan serial para pahlawan pembela dan penegak Jati Diri Bangsa. Semoga akan bermanfaat bagi kita semua terutama yang membaca blog ini, Bangsa Yang Besar adalah Bangsa Yang Menghargai jasa para Pahlawannya.
Pangeran Diponegoro.

Beliau bernama kecil Bendoro Raden Mas Ontowiryo, dilahirkan di Yogyakarta pada tahun 1785, beliau merupakan putra pertama dari Hamengkubuwono III, yang merupakan raja Mataram, Ia adalah anak dari istri selir Raja Hamengkubowono III yang bernama R.A. Mangkarawati.
Melihat kecerdasan dan karakter Diponegoro kecil ini ayahnya menghendaki dia untuk menggantikan kedudukan beliau suatu saat nanti, namun ia sadar bahwa ia hanyalah putra dari seorang selir, maka ia lebih memilih kehidupan yang reliji dan tinggal di Tegalrejo.
Perlawanan Diponegoro
Puncak kemuakan Pangeran diponegoro pada penjajah belanda semakin tak terbendungkan manakala penjajah belanda terkutuk merebut dan menguasai tanah Diponegoro dengan seenaknya mereka membuat patok di tanah yang merupakan hak miliknya. Jangan dilihat hanya sebuah patok, tapi disitulah Harga diri Dan Jati Diri sebagai seorang anak bangsa terusik karena orang asing dengan seenaknya mengambil tanah airnya. Itulah Sang Pangeran Diponegoro. Dari situlah Diponegoro melancarkan perlawanan kepada penjajah Belanda dengan terbuka, hal ini didukung dan disambut oleh segenap rakyat, Pamannya, Pangeran mangkubumi menyarankan Diponegoro untuk menyingkir ke Gua Selarong dan membuat markas perlawanan disana. Diponegoro menyerukan Jihad, perlawanannya pada penjajah belanda adalah perang Sabilillah, perang di jalan Allah, ya memang benar perang mempertahankan tanah air adalah salah satu perang dijalan Allah.
Gigihnya perlawanan dibawah komando Diponegoro membuat belanda kalang kabut dan mengalami kerugian yang sangat besar, tidak kurang dari 15.000 tentara Belanda modar, segala macam cara digunakan untuk bisa menangkap Sang Pahlawan jati Diri bangsa, bahkan diadakan kontes untuk menangkap beliau dengan hadiah 50.000 Gulden.
Namun akhirnya Sang Pahlawan berhasil ditangkap dengan cara yang sangat licik oleh si Busuk Belanda, Tapi semangat Diponegoro untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa tak akan pernah luntur sampai kapanpun.


Jati diri bangsa, Dimanakah kau
Jati diri bangsa ini kemanakah selama ini? kepribadian sebuah bangsa adalah sesuatu yang sangat berharga bagi eksistensi suatu kaum. Tanpanya apalah artinya, tanpanya apalah kebanggan yang bisa kita sematkan di dada. Untuk itulah keberadaannya harus segera dikembalikan dimanapun ia adanya.
Jati diri, sesuatu yang mudah dan sering kita ucapkan. tetapi terkadang tanpa kita sadari, kita sedikit demi sedikit menghilangkannya dari diri kita. Padahal ianya adalah sesuatu yang harus tetap melekat pada diri kita.

Bom Marriot dan jati diri bangsa

Belum selesai penghitungan suara pemilihan Capres, tiba-tiba kita semua dikagetkan dengan dua ledakan bom dipagi jumat yang cerah, Dooh mau dikemanakan Jati Diri Bangsa ini ! Disaat para blogger nusantara sedang berusaha mengembalikan. eh malah segelintir manusia tidak bertanggungjawab meledakkan dirinya sendiri. Haruskah bom menjadi cara untuk menunjukan perlawanan ? tidak adakah cara lain ?
Cara-cara kekerasan, tidak kompromi, menumpahkan darah tanpa hak, membuat kerusakan bangunan, dan perbuatan sejenisnya adalah perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa manapun didunia ini. Benar dunia saat ini dipenuhi dengan kekerasan dan kebiadaban dimana-mana, bangsa yang kuat menzalimi bangsa yang lemah, suku yang satu menghancurkan suku yang lain, itu semua adalah bentuk-bentuk kejahatan yang bertentangan dengan identitas dan jati diri mahluk yang beradab.
Lalu kenapa cara-cara yang brutal itu semakin banyak ditemui oleh bangsa ini? apakah sudah tidak bermoral lagi penduduknya ? Dimana kelembutan anak negeri yang sudah ditanamkan oleh nenek moyang sejak dulu kala? Wahai anak bangsa mari kita berusaha Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini.


Jati Diri Bangsa

Mengembalikan jati diri bangsa adalah tugas setiap elemen dan komponen bangsa ini agar, kejayaan, kesejahteraan, kemakmuran bangsa ini kembali kita rasakan bersama. Segala hal yang tidak baik dan merusak tatanan bangsa yang Agung ini harus bersama-sama kita singkirkan. Semua elemen bangsa harus saling bahu-membahu bekerja, dan selalu berusaha secara maksimal untuk selalu memberikan yang terbaik yang ia bisa. Apapun profesi dan bidang anda harus bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa ini.
Bangsa ini yang di kenal ramah, santun, makmur, gemah ripah loh jinawi, baldatun toyyibatun warobun ghafur, harus bisa kita raih kembali. Ini karena kita sebagai manusia adalah bertugas memakmurkan bumi di mana dia pijak. Ini adalah tanggung jawab kemanusiaan yang banyak terlalaikan oleh banyak orang diantara kita.

PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MELAWAN PENJAJAH 1

Perjuangan Bangsa Indonesia Melawan Penjajah


Pada abad ke-16 berlayarlah bangsa-bangsa Eropa ke wilayah Timur. Diantaranya adalah Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda. Tujuan mereka mencari rempah-rempah. Selain itu mereka juga menyebarkan agama Kristen. Dari pelayaran tersebut sampailah mereka ke Nusantara. Setelah sampai di Nusantara timbullah keserakahan mereka. Semula mereka hanya berdagang kemudian mereka ingin menguasai Nusantara. Diantara mereka yang paling lama menguasai dan menjajah Indonesia adalah bangsa Belanda. Kita akan mempelajari sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam membebaskan dirinya dari belenggu penjajahan. Bagaimana para pemuda bangsa terketuk hatinya untuk mengadakan gerakan nasional. Peranan para pemuda yang sangat besar sehingga lahir sumpah pemuda. Bagaimana kalian meneladani jejaknya? kalian akan bangga bukan? Tentunya kita harus bangga pada tokoh pejuang bangsa kita.

A. Penjajahan Belanda di Indonesia
Sebelum mempelajari materi yang baru, adakah di antara kalian yang belum memahami materi yang lalu? Sekarang marilah kita pelajari tentang perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang. Untuk mengawali, perhatikan penjelasan tentang kedatangan penjajah Belanda di Indonesia. Tahun 1596 Belanda di bawah pimpinan Cornelis de Houtman, pertama kali mendarat di Banten. Tahun 1602 Belanda mendirikan kongsi dagang VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie ) di Batavia untuk memperkuat kedudukannya. VOC mempunyai hak istimewa disebut Octroi. Gubernur Jendral VOC pertama Pieter Both, kemudian digantikan J. P. Coen.


VOC ingin menguasai pusat-pusat perdagangan, seperti Batavia, Banten, Selat Sunda, Makasar, Maluku, Mataram (Jawa), dan berbagai daerah strategis lain. Belanda dapat menguasai Nusantara karena politik kejam mereka yaitu politik adu domba. Belanda mengadu domba raja-raja di daerah sehingga mereka terhasut dan terjadilah perang saudara dan perebutan tahta kerajaan. Belanda membantu pemberontakan dengan meminta imbalan daerah kekuasaan dagang (monopoli perdagangan). Akhir abad ke-18 VOC bangkrut dan dibubarkan tanggal 31 Desember 1799. Indonesia diperintah oleh Kolonial Belanda dengan gubernur jendral pertama Daendels yang sangat kejam. Rakyat dipaksa kerja rodi membuat jalan sepanjang 1.000 km (dari Anyer–Panarukan), mendirikan pabrik senjata di Semarang dan Surabaya juga membangun Pelabuhan Merak. Daendels digantikan Jansens yang kemudian dikalahkan Inggris. Tahun 1816 Indonesia dikembalikan ke Belanda, dengan Van den Bosch sebagai gubernur. Ia menerapkan politik tanam paksa. Tujuannya untuk mengisi kas Belanda yang kosong.Tanam paksa menyengsarakan rakyat, selain rakyat dipaksa menanam 1/5 tanahnya dengan ketentuan Belanda, mereka juga dipaksa membayar pajak dan ganti rugi tanaman.


1. Sultan Agung Hanyakrakusuma dari Mataram (Tahun 1628 dan Tahun 1629)
Raden Mas Rangsang menggantikan Raden Ma Martapura dengan gelar Sultan Agung Senapati Ing Alogo Ngabdurrachman. Ia adalah Raja Mataram yang memakai gelar Sultan, sehingga lebih dikenal dengan sebutan Sultan Agung. Sultan Agung memerintah Mataram dari tahun 1613–1645. Di bawah pemerintahannya, Kerajaan Mataram mencapai kejayaan. Dalam memerintah kerajaan, ia bertujuan mempertahankan seluruh tanah Jawa dan mengusir Belanda dari Batavia.


Pada masa pemerintahannya, Mataram menyerang ke Batavia dua kali (tahun 1628 dan tahun 1629), namun gagal. Dengan kegagalan tersebut, membuat Sultan Agung makin memperketat penjagaan daerah perbatasan yang dekat Batavia, sehingga Belanda sulit menembus Mataram. Sultan Agung wafat pada tahun 1645 dan digantikan putranya bergelar Amangkurat I.
2. Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten (1650–1682)
Sultan Ageng Tirtayasa memerintah Banten dari tahun 1650–1692. Di bawah pemerintahannya, Kerajaan Banten mengalami masa kejayaan. Ia berusaha memperluas kerajaannya dan dan mengusir Belanda dari Batavia. Banten mendukung perlawanan Mataram terhadap Belanda di Batavia. Sultan Ageng Tirtayasa memajukan aktivitas perdagangan agar dapat bersaing dengan Belanda. Selain itu juga memerintahkan pasukan kerajaan Banten untuk mengadakan perlawanan terhadap Belanda di Batavia. Kemudian mengadakan perusakan perkebunan tebu milik Belanda di Ciangke. Menghadapi gerakan tersebut membuat Belanda kewalahan. Pada tahun 1671 Sultan Ageng Tirtayasa mengangkat putra mahkota menjadi raja pembantu dengan gelar Sultan Abdul Kahar (Sultan Haji). Sejak saat itu Sultan Ageng Tirtayasa beristirahat di Tirtayasa.
3. Sultan Hasanudin dari Makasar Sulawesi Selatan yang Mendapat
Julukan Ayam Jantan dari Timur Pada masa pemerintahan Sultan Hasanudin, Kerajaan Makasar mencapai masa kejayaan. Cita-cita Sultan Hasanudin untuk menguasai jalur perdagangan Nusantara mendorong perluasan kekuasaan ke kepulauan Nusa Tenggara. Hal itu mendapat tentangan Belanda. Pertentangan tersebut sering menimbulkan peperangan. Keberanian Sultan Hasanudin dalam memimpin pasukan Kerajaan Makasar mengakibatkan kedudukan Belanda semakin terdesak. Atas keberanian Sultan Hasanudin, Belanda menjulukinya dengan sebutan “Ayam Jantan dari Timur”.


4. Pattimura (Thomas Matulesi) dari Maluku Pada tanggal 16 Mei 1817
Rakyat Maluku di bawah pimpinan Pattimura (Thomas Matulesi) mengadakan penyerbuan ke pos Belanda dan berhasil merebut benteng Duurstede. Dari Saparua perlawanan meluas ke tempat lain seperti Seram, Haruku, Larike, dan Wakasihu. Hampir seluruh Maluku melakukan perlawanan, sehingga Belanda merasa kewalahan. Pada tanggal 15 Oktober 1817, Belanda mulai mengadakan serangan besar-besaran. Pada bulan November 1817 Thomas Matulesi berhasil ditangkap.
5. Imam Bonjol dari Sumatra Barat
Rakyat Minangkabau bersatu melawan Belanda. Terjadi pada tahun 1830– 1837. Perlawanan terhadap Belanda di bawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol. Untuk mengatasi perlawanan rakyak Minangkabau, Belanda menerapkan siasat adu domba. Dalam menerapkan siasat ini Belanda mengirimkan pasukan dari Jawa di bawah pimpinan Sentot Prawiradirja. Ternyata Sentot beserta pasukannya membatu kaum padri. Karena itu Sentot ditangkap dan diasingkan ke Cianjur,Jawa Barat. Pada akhir tahun 1834, Belanda memusatkan pasukannya menduduki kota Bonjol. Tanggal 16 Juni 1835, pasukan Belanda menembaki Kota Bonjol dengan meriam. Dengan tembakan meriam yang sangat gencar Belanda berhasil merebut Benteng Bonjol. Akhirnya pada tanggal 25 Oktober 1837 Tuanku Imam Bonjol menyerah. Dengan menyerahnya Tuanku Imam Bonjol berarti padamlah perlawanan rakyat Minangkabau terhadap Belanda.


6. Diponegoro (Ontowiryo) dari Yogyakarta (1825 – 1830)
Pangeran Diponegoro dengan nama kecil Raden Mas Ontowiryo, putra sulung Sultan Hamengkubowono III, lahir pada tahun 1785. Melihat penderitaan rakyat, hatinya tergerak untuk memperjuangkannya. Perlawanan Diponegoro pemicu utamanya adalah pemasangan tiang pancang membuat jalan menuju Magelang. Pemasangannya melewati makam leluhur Diponegoro yang dilakukan tanpa izin. Karena mendapat tentangan, pada tanggal 20 Juli 1825 Belanda melakukan serangan ke Tegalrejo. Namun dalam serangan tersebut tidak berhasil menemukan Diponegoro, karena sebelumnya Diponegoro telah memindahkan markasnya di Selarong. Dalam perlawanan melawan Belanda Pangeran Diponegoro dibantu Pangeran Mangkubumi, Sentot Pawirodirjo, Pangeran Suriatmojo, dan Dipokusumo. Bantuan dari ulama pun ada, yaitu dari Kyai Mojo dan Kyai Kasan Basri


Untuk mematahkan perlawanan Diponegoro, Belanda melaksanakan siasat Benteng Stelsel (sistem benteng). Dengan berbagai siasat, akhirnya Belanda berhasil membujuk para pemimpin untuk menyerah. Melihat hal itu, Pangeran Diponegoro merasa terpukul. Dalam perlawanannya akhirnya Pangeran Diponegoro terbujuk untuk berunding. Dalam perundingan, beliau ditangkap dan diasingkan ke Makasar sampai akhirnya meninggal dunia pada tanggal 8 Januari 1855.

7. Pangeran Antasari dari Banjarmasin
Perlawanan rakyat Banjar dipimpin oleh Pangeran Hidayat dan Pangeran Antasari. Perlawanan tersebut terkenal dengan Perang Banjar, berlangsung dari tahun 1859–1863. Setelah Pangeran Hidayat ditangkap dan diasingkan ke Cianjur, Jawa Barat perlawanan rakyat Banjar masih terus dilakukan dipimpin oleh Pangeran Antasari. Atas keberhasilan memimpin perlawanan, Pangeran Antasari diangkat sebagai pemimpin agama tertinggi dengan gelar Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin. Beliau terus mengadakan perlawanan sampai wafat tanggal 11 Oktober 1862.


8. Sisingamangaraja XII dari Tapanuli Sumatra Utara
Sisingamangaraja lahir di Baakara, Tapanuli pada 1849 dan menjadi raja pada tahun 1867. Saat bertahta, ia sangat menentang penjajah dan melakukan perlawanan, akibatnya ia dikejar-kejar oleh penjajah. Setelah tiga tahun dikejar Belanda, akhirnya persembunyian Sisingamangaraja diketahui dan dikepung ketat. Pada saat itu komandan pasukan Belanda meminta kembali agar ia menyerah dan menjadi Sultan Batak, namun Sisingamangaraja tetap menolak dan memilih mati daripada menyerah.


B. Pergerakan Nasional Indonesia
Pergerakan nasional adalah perjuangan yang mengikutsertakan seluruh rakyat Indonesia. Latar belakang timbulnya pergerakan nasional adalah rasa senasib dan sepenanggungan, penderitaan rakyat akibat penjajahan, rakyat yang tidak mempunyai tempat mengadu nasib, adanya golongan terpelajar yang sadar akan perjuangan, dan kemenangan Jepang melawan Rusia pada tahun 1905. Sesudah tahun 1908 perjuangan banyak ditempuh dengan jalan diplomasi. Kegagalan perjuangan sebelum tahun 1908 disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut. 1. Belum ada persatuan dan kesatuan di seluruh Nusantara. 2. Perjuangan masih bersifat kedaerahan. 3. Kalah dalam persenjataan dan teknik perang.


Tokoh penting pergerakan nasional antara lain sebagai berikut. 1. R. A. Kartini lahir di Jepara 21 April 1879 Jawa Tengah. Menerbitkan buku Habis Gelap Terbitlah Terang , cita-citanya ingin memajukan kaum wanita sederajat dengan pria. Ia mendapat gelar pahlawan emansipasi wanita. 2. Dewi Sartika dari Jawa Barat. Ia mendirikan sekolah Kautaman Istri. 3. dr. Sutomo, pendiri Budi Utomo pada tangal 20 Mei 1908. BU adalah organisasi pergerakan nasional pertama maka kelahirannya diabadikan sebagai hari kebangkitan nasional yaitu tanggal 20 Mei. 4. K.H. Dewantoro lahir tanggal 2 Mei di Yogyakarta dengan nama kecil R. Suwardi Suryaningrat. Jasa beliau adalah sebagai berikut. a. Pendiri Indische Partij bersama Douwes Dekker dan dr. Cipto Mangunkusuma. Mereka bertiga dikenal dengan nama Tiga Serangkai. IP berdiri tanggal 25 Desember 1912 di Bandung dengan tujuan ingin mempersatukan Indonesia mencapai kemerdekaan. b. Pendiri Taman Siswa tanggal 3 Juli 1922 di Yogyakarta, organisasi pendidikan dan kebangsaan. Ia mempunyai semboyan “Ing ngarso sung tulodho, Ing madya mangun karso, Tut wuri handayani .” Karena jasa beliau di bidang pendidikan beliau mendapat gelar Bapak Pendidikan Nasional. Dan tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. 5. Douwes Dekker adalah mantan residen Lebak, ia menulis buku Max Havelaar dengan nama samaran Multatuli. Isi buku menceritakan penderitaan rakyat selama 31 tahun sewaktu dilaksanakan tanam paksa. Buku itu menggegerkan warga Belanda, akhirnya tanam paksa dibubarkan. Douwes Dekker juga ikut mendirikan Indische Partij. Tokoh lain yang ikut dalam pergerakan nasional adalah Saman Hudi (pendiri SDI) dan Hos Cokroaminoto, K.H. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), Ir. Soekarno, dan kawan-kawan (pendiri PNI), dan Muh. Hatta (pendiri PI).


C. Peranan Sumpah Pemuda
dipimpin oleh R. Satiman Wirjosandjojo. Tahun 1918 berganti nama dengan Jong Java. Tahun 1917 Moh. Hatta mendirikan Jong Sumatranen Bond (JSB). Tahun 1918 pemuda Ambon mendirikan Jong Ambon. Setelah itu menyusul Jong Celebes, Jong Batak, dan Sekar Rukun (Sunda). Tujuan mulia Trikoro Darmo yaitu sakti, budi, dan bakti. Pada bulan Nopember 1925 organisasi itu mengadakan pertemuan di Jakarta dan sepakat untuk berkumpul kembali. Pada bulan April 1926 diadakan kongres pemuda I di Jakarta. Ketuanya adalah M. Tabrani dan Sumarto sebagai wakilnya. Sekretarisnya adalah Jamaludin Adinegoro, dan Suwarso sebagai bendaharanya. Pada tanggal 27–28 Oktober 1928 diadakan Kongres Pemuda II. Ketua : Soegondo Djojopuspito Wakil Ketua : Djoko Marsaid Sekretaris : Moh. Yamin Bendahara : Amir Syarifudin Kongres Pemuda II menghasilkan Ikrar Sumpah Pemuda yang isinya sebagai berikut. 1. Kami putra-putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. 2. Kami putra-putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa Indonesia. 3. Kami putra-putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Sebelum sumpah pemuda dibacakan dinyanyikan lagu Indonesia Raya oleh W.R. Supratman, setelah itu setiap pertemuan dimulai dinyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menggugah semangat pemuda. Pada tanggal 22 Desember 1928 diadakan kongres organisasi wanita di Yogyakarta. Tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Untuk membantu militer Jepang dibentuk organisasi Seinendan, Fujinkai, Bogodan (pembantu polisi), Keibodan dan Heiho (pembantu prajurit). Tahun 1943 dibentuk PETA (tentara pembela tanah air) dan giguyun (tentara suka rela) yang bertugas mempertahankan wilayahnya. Untuk kepentingan perang Jepang, rakyat diperas dan dipaksa bekerja. Jepang menggerakkan pekerja paksa yaitu Romusha. Mereka dipaksa bekerja di tengah hutan, di tebing, pantai, sungai untuk membuat lapangan terbang dan kubu-kubu pertahanan serta rel kereta api. Romusha dipekerjakan di dalam dan luar negeri seperti Burma, Malaysia dan Thailand.


Akibat penjajahan Jepang, rakyat kelaparan, kurang pangan, dan sandang. Rakyat dipaksa menanam padi sebanyak-banyaknya dan jarak untuk dijadikan pelumas mesin-mesin dan pesawat. Jepang berkuasa di Indonesia selama kurang lebih tiga setengah tahun. Beberapa tokoh pahlawan yang mengadakan perlawanan terhadap Jepang, yaitu 1. Tengku Abdul Jalil dan Tengku Abdul Hamid memimpin perlawanan di Aceh tahun 1942 dan 1944. 2. K.H. Zainal Mustafa di Singaparna Tasikmalaya Jawa Barat tahun 1944. 3. Pang Suma di Tayan Pontianak Kalimantan Barat tahun 1944. 4. L.Roemkorem di Papua tahun 1943. 5. Supriyadi di Blitar Jawa Timur tanggal 14 Februari 1945.

Kamis, 01 Juli 2010

The Gods of Ancient Egypt

Dahulu ketika bangsa mesir memulai peradaban, mereka sering melihat sesuatu yang mereka anggap sebagai suatu yang indah sepeti sapi, burung, matahari, dll. Mereka menganggap hal-hal ini sebagai sebuah kekuatan yang memiliki fungsi masing-masing, dan jadilah mereka memiliki keyakinan bahwa hal-hal indah dan kuat tersebuh adalah Dewa. Kemudian, setelah mereka mempercayai dewa-dewa tersebut, mereka sadar bahwa ada kekuatan-kekuatan yang jahat dan kuat seperti Buaya, anjing,dll. Dari sini mereka ingin menjadikan kekuatan tersebut sebagai Dewa-dewa mereka, dengan tujuan untuk menjaga mereka dan melindungi dari kekuasaan para dewa.

Dahulu mesir memiliki banyak sekali dewa, namun terdapat satu dewa yang menurut bangsa mesir kuno adalah dewa tertinggi yaitu Ra (Amon-Ra). Ra dianggap dewa tertinggi karena Ra adalah dewa matahari.

Nama-nama Dewa bangsa Mesir Kuno :

1.Ra

Ra adalah dewa matahari mesir kuno. Pada kelima dinasti ia menjadi dewa besar dalam agama Mesir kuno, diidentifikasi terutama dengan matahari tengah hari, dengan dewa-dewi lain yang mewakili posisi lain dari matahari. Ra sangat banyak berubah dari waktu ke waktu dan dalam satu bentuk atau lain, kemudian ia berkata kepada matahari yang mewakili setiap saat sepanjang hari. Kemudian disebut Heliopolis yang berarti "Kota Matahari" oleh orang Yunani Kuno. Kemudian, Ra bergabung dengan dewa Horus, sebagai Re-Horakhty. Ketika mencapai posisi penting dalam jajaran Mesir, ia dipercaya untuk memimpin langit, di bumi, dan di bawah tanah. Dia dikaitkan dengan elang, yang simbol dewa matahari lain yang melindungi fir'aun. Setelah dipasangkan dengan dewa-dewi fir'aun, anak-anak Hathor dianggap ayah oleh Ra.

2.Osiris

Osiris digambarkan dengan menggunakan mahkota, yang mirip dengan mahkota putih dari Mesir. Dia juga membawa crook dan cambuk. Lekukan diperkirakan untuk mewakili Osiris sebagai dewa gembala. Simbol mencambuk lebih pasti dengan cambuk gembala, terbang-menyapu, ia biasanya digambarkan dengan warna hijau (warna kelahiran kembali) atau hitam.(mengacu kepada kesuburan dataran banjir Sungai Nil).

3.Amon

Amon adalah seorang dewa dalam mitologi Mesir yang dalam bentuk Amon-Ra menjadi fokus dari sistem yang paling rumit di Mesir Kuno. Sebagai pencipta dewa, ia adalah juara kaum miskin dan pusat kesalehan pribadi. Amon diciptakan sendiri, tanpa ibu dan ayah, dan selama Kerajaan Baru ia menjadi ekspresi terbesar dalam dewa di Mesir teologi. Amon-Ra, juga seperti dewa pencipta, tidak secara fisik yang melahirkan alam semesta. Posisinya adalah sebagai Raja dewa. Dengan Osiris, Amon-Ra adalah yang paling banyak yang tercatat dalam dewa Mesir.

4.Isis

Isis adalah dewi di keyakinan agama mesir kuno, ibadah yang tersebar di seluruh dunia Yunani-Romawi. Dia dipuja sebagai ibu yang ideal, istri, pelindung alam dan sihir. Dia adalah teman budak, orang-orang berdosa, pengrajin, kaum tertindas, serta mendengarkan doa orang-orang kaya, gadis, bangsawan dan penguasa. Isis adalah dewi ibu dan kesuburan.

5.Hathor

Hathor adalah seorang Dewi Mesir Kuno yang dipersonifikasikan prinsip-prinsip feminin cinta, keibuan dan sukacita. Dia adalah salah satu yang paling penting dan dewa populer sepanjang sejarah Mesir Kuno. Hathor yang disembah oleh masyarakat umum yang sama dalam kuburan dia digambarkan sebagai "pemimpin Barat" menyambut orang mati ke kehidupan selanjutnya. Peran lain dia adalah seorang dewi musik, tari, dan kesuburan tanah asing yang membantu perempuan dalam proses melahirkan.

6.Horus

Horus adalah salah satu dewa yang paling tua dan paling penting dalam agama Mesir kuno, yang di puja, setidaknya hampir akhir periode Predinastik melalui Yunani-Romawi. Berbagai bentuk Horuses dicatat dalam sejarah dan ini berbeda diperlakukan sebagai dewa oleh Mesir Kuno. Bentuk paling awal adalah Horus Falcon yang merupakan dewa pelindung Nekhen di Mesir.

7.Maat

Maat adalah Dewi Mesir kuno dengan konsep kebenaran, keseimbangan, keteraturan, hukum, moralitas dan keadilan. Dewi Maat juga di anggap sebagai Dewi yang mengatur bintang - bintang,musim, serta tindakan-tindakan baik manusia dan para dewa, yang mengatur alam semesta dari kekacauan. Setelah perannya dalam penciptaan dan terus mencegah kembali ke alam semesta dari kekacauan, peran utamanya dalam mitologi Mesir berurusan dengan penimbangan jiwa-jiwa yang terjadi di dunia bawah, bulu nya adalah ukuran yang menentukan apakah jiwa-jiwa (dianggap berada di jantung) orang yang sudah meninggal akan mencapai surga dengan selamat.

8.Nephthys

Nephthys adalah dewi yang asalnya belum ditentukan, dengan nama Mesir kuno tidak berarti "Lady of the House", seolah-olah menunjukkan kepada manusia. Dia tidak dengan cara apa pun harus diidentifikasi dengan beberapa gagasan tentang "ibu rumah tangga," maupun sebagai wanita utama yang memerintah negeri umum rumah tangga. Ini adalah kesalahan meresap dan mengerikan, sering diulang-ulang, sangat banyak komentar-komentar tentang dewa ini. Sebaliknya, namanya berarti sangat khusus, Lady of the Temple.

9.Anubis

Anubis adalah dewa untuk melindungi dari kematian dan membawa mereka ke alam baka. Dia biasanya digambarkan sebagai setengah manusia, setengah serigala, atau dalam bentuk serigala lengkap mengenakan pita dan memegang cambuk di lekuk lengannya. Para serigala itu sangat terkait dengan kuburan di Mesir kuno, tapi dengan warna daging yang membusuk dan dengan tanah hitam lembah Sungai Nil, melambangkan kelahiran kembali.

10.Sobek

Di Mesir kuno, Dewa Sobek digambarkan sebagai buaya biasa, atau sebagai seorang laki-laki dengan kepala buaya. Ketika dianggap sebagai pelindung pasukan firaun, ia ditampilkan dengan simbol otoritas raja. Dia juga ditunjukkan bersama salibnya, yang mewakili kemampuannya untuk membatalkan jahat dan menyembuhkan penyakit. Ia pernah menjadi Sobek-Ra, ia juga ditunjukkan dengan cakram matahari di atas kepalanya, sebagai Ra adalah dewa matahari.

11.Thoth

Thoth dianggap sebagai salah satu dewa yang lebih penting dari dewa Mesir, sering digambarkan dengan kepala dari suatu Ibis. Kepala-Nya berada di Khemennu tempat suci, di mana dia memimpin masyarakat setempat, kemudian berganti nama menjadi Hermopolis oleh orang-orang Yunani.

12.Sekhmet

Dalam Mesir kuno, Sekhmet digambarkan sebagai singa betina, pemburu paling sengit dikenal oleh Mesir. Dia dipandang sebagai pelindung dari fir'aun dan memimpin mereka dalam peperangan. Sekhmet kemudian dianggap sebagai ibu Maahes, seorang dewa yang muncul selama Kerajaan Baru. Dia terlihat seperti singa pangeran, putra dari dewi.

13.Khnum

Dalam Mesir Kuno, Khnum adalah salah satu dewa Mesir yang paling awal, awalnya dewa sumber Sungai Nil. Karena banjir tahunan Sungai Nil membawa lumpur dan tanah liat itu, dan membawa air kehidupan kepada sekitarnya, ia dianggap sebagai pencipta tubuh manusia anak-anak, yang dilakukan di roda tembikar, dari tanah liat, dan ditempatkan ibu mereka 'rahim.

Kamis, 17 Juni 2010

The Orichalcum Pillar

Konon setiap dewa memiliki wilayahnya sendiri2 di muka bumi ini, tempat manusia membuat kuil dan melakukan pengorbanan utk mereka. Poseidon mendapatkan pulau Atlantis, tempat ia menghasilkan keturunannya dgn seorang wanita biasa.

Pulau itu menghadap ke lautan, di tengah2 pulau terdapat dataran yg subur tempat segala jenis tumbuhan bisa hidup. Di dekat dataran, sekitar 50 stadia dari pusat pulau, terdapat satu gunung yg td terlalu tinggi dilihat dari sisi mana pun. Pada gunung itu berdiam seorang laki2 bernama Evenor bersama istrinya ceppe. Mereka memiliki seorang putri bernama Cleito.

Ketika gadis itu beranjak dewasa, kedua orang tuanya meninggal dunia. Poseidon jatuh cinta pada si gadis. Hubungan intim yg mereka lakukan telah menyebabkan lobang yg besar di permukaan tanah dan menutupi bukit tempat si gadis tinggal. Mengubah laut dan daratan membesar dan mengecil, saling melingkari satu sama lain. Ada dua datan dan tiga lautan yg ia ubah dgn kekuatanny. tiap lingkaran laut dan daratan memiliki jarak yg sama dgn pusat pulau. Sejak itu tidak ada org yg bisa mencapai pulau tersebut dgn menggunakan kapal.

Poseidon kemudian menjadi dewa tempat itu. ia tidak memiliki kesulitan utk menetapkan aturan bagi pulau tersebut, Dari dasar bumi muncul dua jenis mata air. Satu mata air hangat, satu lagi dingin. Segala jenis tumbuhan untuk berbagai bahan makanan tumbuh subur di atas pulau. Ia mendapatkan 5 pasang anak laki2 dari Cleito. kemudian ia membagi Pulau Atlantis menjadi sepuluh bagian. untuk putra sulungnya ia memberikan tanah kelahiran Cleito dan daerah sekitarnya yg merupakan wilayah terluas dan terbaik. Putra sulugnya ia tetapkan sebagai raja2 di antara saudara2nya yg diangkat menjadi pangeran. mereka masing2 mendapatkan daerah yg luas dan memerintah banyak orang.

Ia memberikan nama utk tiap putranya. Putera tertua menjadi raja pertama dan diberi nama Atlas. Sejak itu seluruh pulau dan lautan yg mengitarinya disebut dgn atlantik. Saudara kembar Atlas ia beri nama Eumelus. Pasangan kembar kedua satu diberi nama Ampheres dan lainnya Evaemon. Anak tertua dari pasangan kembar ketiga dberi nama Mneuseus dan Asli untuk adiknya. pasangan kembar keempat dberi nama Elasippus dan Mestor utk yg lebih muda. Pasangan kelima diberi nama Azaes dan Diaprepes utk adiknya.
Kelak keturunan mereka selama sekian generasi adalah penguasa dari penduduk yg berdiam di pulau2 dgn laut terbuka. Dan seperti yg sudah aku ceritakan, kekuasaan mereka telah menggentarkan dunia sampai dgn pillar hingga sejauh Mesir dan Thrhenia.

Atlas kemudian memiliki keluarga besar terhormat yg menjadi penguasa kerajaan. Tiap anak sulung melanjutkan kekuasaan pada tiap generasinya. Mereka memiliki kekayaan yg belum pernah dimiliki oleh raja mana pun dan tidak akan pernah ada yg bisa menyamai. Segala keperluan tersedia utk setiap apa yg mereka butuhkan, baik bagi kota maupun daerah2 sekitarnya. karena kebesaran kerajaan mereka, banyak benda2 yg dberikan utk mereka berasal dari negeri lain. Pulau itu sendiri menyimpan apa saja yg mereka butuhkan dlm hidup.

Dari dalam perut bumi mereka menggali apa saja yg mgkn bisa dtemukan. Dalam penggalian dtemukan sebuah benda padat yg skrg tinggal nama tetapi dulunya lebih dari sekadar nama, orichalcum. Benda itu digali dari dasar bumi pada banyak tempat di pulau tersebut. Nilai benda itu melebihi nilai apa saja pada waktu itu, kecuali emas.

Di ulau tersebut kayu sangat melimpah ruah utk diolah oleh tukang kayu. Juga cukup utk dijadikan perlengkapan guna memelihara hewan ternak dan berburu hewan liar, lebih dari itu, terdapat banyak gajah di sana. mereka berbagi tempat dan makanan dgn hewan2 lainnya, baik hewan yg hidup di sungai dan danau maupun hewan yg hidup di gunung dan dataran tinggi. Termasuk juga dgn hewan2 plg besar dan paling buas di antara mereka.

Akar, kayu dan buah2an yg intisarinya menghasilkan bau yg wangi terdapat melimpah di pulau itu. Buah2an yg sengaja ditanam bisa dbedakan dua jenis. Pertama adalah buah kering yg djadikan sebagai makanan, kedua adalah buah2 dgn kulit keras dgunakan sebagai minuman dan pbat penyakit kulit. sementara buah sarangan dan sejenisnya memberikan kesenangan dan hiburan. Buah2an yg elah disimpan bisa dgunakan sebagai hidangan penutup setelah makan malam, setelah puas menikmati segala jenis makanan di pulau ini. usai semua itu tibalah saatnya utk menikmati cahaya matahari yg melimpah ruah secara menakjubkan.

Dengan semua keberlimpahan yg mereka dapatkan, mereka kemudian membangun kuil, istana, pelabuhan dan galangan kapal. fan mereka mengatur keseluruhan negeri dgn aturan sebagai berikut:

pertama2 mereka menghubungkan tiap tempat yg dipisahkan oleh laut yg mengelilingi metropolis kuno. membangun jalan dari dan menuju istana raja. Pertama sekali mereka membangun istana yg dmaksudkan sebagai temapt berdiam dewa dan nenek moyang mereka. tempat yg kemudian terus dpelihara dari generasi ke generasi mereka. Setiap raja selalu mengungguli raja sebelumnya yg telah eprdi dlm hal kekuasaan. Hingga akhirnya tempat itu menjadi keajaiban karena ukuran dan keindahannya.

Kemudian mereka menggali kanal yg dimulai dari arah laut. Kanal itu memiliki lebar tiga ratus kaki. Kedalaman seratus kaku, dan panjangnya lima puluh stadia, menggalinya hingga tempat terjauh dari laut, sehingga terbentuk rute yg dpt dlalui dari laut yg kemudian menjadi pelabuhan. Sisanya bisa dijadikan tempat utk kapal2 besar bersandar, bagian dalam istana yg dilingkari oleh tembok yg kokoh dbangun dgn ketentuan berikut. Pada bagian dalamnya terdapat kuil yg dpersembahkan utk poseidon dan cleito. Disekelilingnya dihiasi oleh lempengan emas. tidak semua org bisa masuk ke tempat itu. inilah tempat pertama kali dmn keluarga dari sepuluh pangeran pertama kali melihat cahaya dan di tempat ini setiap tahunnya rakyat mempersembahkan buah2an yg dbagi menjadi sepuluh macam.

Disinilah letak kul poseidon dgn lebar satu stadium, jarak setengah stadium dan tinggi yg proporsional. Kuil itu memiliki tampilan yg asing. semua bagian luar kul, kecuali bagian puncaknya ditutupi dgn perak, sedangkan bagian puncaknya mereka tutupi dgn emas. Atap pada bagian dlm kuil terbuat dari gading gajah. Dengan menakjubkan bagian itu masih dtutupi dgn emas, perak dan orichalcum. Sedangkan bagian dinding, lantai dan tiangnya hanya dtutupi dgn orichalcum.

Perintah militer berlaku di kota kerajaan, sementara di sembilan kota lainnya bervariasi. mengenai jabatan dan penghormatan, pad awalnya diatur sebagai berikut, tiap raja dari sepuluh raja pada wilayah mereka masing2 memiliki kekuasaan yg absolut terhadap rakyat. pada beberapa kasus dl luar ketentuan hukum mereka bisa menghukum dan membunuh siapa saja. Sekarang dibuat hukum dan ketentuan yg lebih tinggi atas mereka. Dan hubungan timbal balik antara mereka diatus oleh poseidon yg menguasai setiap hukum dan ketentuan. Semua ini dituliskan oleh raja pertama pada Pillar Orichalcum yg terletak dtengah2 pulau pada kuil poseidon. Tempat para raja brkumpul setiap enam tahun sekali. Memberi penghormatan yg sama utk urutan ganjil dan genap.

Selasa, 08 Juni 2010

Misteri Waktu Berputar Kembali

Keajaiban yang diciptakan alam dengan jelas dan pasti memberitahu kita, bahwa pada abad ke-20 yang baru saja berlalu, secara membingungkan terjadilah sesuatu yang tak habis dimengerti yaitu waktu berputar kembali.

Secara teori, bahwa waktu berputar kembali, dan kembali ke masa lalu bukan tidak memungkinkan. Menurut teori Einstein, waktu dan ruang dapat mengalami perubahan dalam kecepatan cahaya.

Jadi, seandainya suatu benda terbang dengan kecepatan 300000 km/detik, maka ruang bisa di perpendek, dan waktu bisa diperlambat.

Pada awal tahun 1994 silam, sebuah pesawat sipil Italia terbang di angkasa pantai Afrika. Tiba-tiba, pesawat lenyap dari layar radar di ruang kontrol.

Di saat petugas bandara di landa kecemasan, pesawat sipil itu muncul lagi di ruang udara semula, dan radar dapat melacak kembali sinyal pesawat tersebut.

Terakhir, pesawat sipil ini berhasil mendarat dengan mulus di bandara wilayah Italia. Namun, awak pesawat dan 315 penumpangnya sama sekali tidak tahu bahwa mereka pernah lenyap.

Dengan perasaan bingung kapten pilot berkata : Pesawat kami tampak stabil setelah lepas landas dari Manila, dan tidak terjadi insiden apapun, namun, di luar dugaan petugas di ruang kontrol melaporkan kehilangan jejak pesawat, memang agak tidak normal.

Tetapi, kenyataannnya tidak dapat dibantah : ketika tiba di bandara, jam setiap penumpang terlambat 20 menit. Meskipun jarang tapi ada kejadian yang serupa.

Menurut catatan arsip, pada 1970 silam juga pernah terjadi peristiwa serupa. Kala itu, sebuah pesawat penumpang jet 727 juga tanpa sebab yang jelas hilang selama 10 menit dalam penerbangannya ke bandara Internasional Miami, AS.

10 menit kemudian, pesawat tersebut muncul lagi di tempat semula, selanjutnya, pesawat tersebut tiba dengan selamat di tempat tujuan.

Seluruh penumpang di dalam pesawat tersebut tidak tahu apa yang telah terjadi, dan alasan yang akhirnya membuat mereka percaya adalah karena jam mereka masing-masing terlambat 10 menit.

Atas fenomena ini, menurut para ahli satu-satunya penjelasan adalah : dalam sesaat kehilangan itu, waktu berhenti tidak bergerak, atau dengan kata lain waktu berputar kembali.

Uang Perak Modern Masuk ke Kuil

Tepat ketika pesawat penumpang Italia mengalami bahaya di udara pada tahun yang sama, dilaporkan bahwa kembali terjadi keajaiban waktu berputar kembali 4000 tahun di Mesir:

Sekeping uang perak modern yang belum di edarkan, terpendam di dasar sebuah Kuil Dewa Matahari.

Kala itu, sebuah tim arkeologi yang dibentuk oleh arkeolog Perancis, tiba di daerah aktivitas pertama manusia di tepi Sungai Nil untuk riset ilmiah.

Di sana mereka menemukan sebuah Kuil Dewa Matahari, dan hingga kini sudah 4000 tahun sejarahnya. Karena tak pernah dikunjungi manusia, kuil itu sudah lama runtuh, yang tersisa hanya puing-puing reruntuhan, sehingga tampak sunyi dan rongsok.

Ketika arkeolog menggali reruntuhan tersebut, di bawah sebuah tonggak batu kuno, mereka menemukan sekeping uang perak terkubur di bawah tanah.

Namun anehnya, itu bukan uang perak Mesir kuno, melainkan sekeping uang perak Amerika ; yang lebih mengherankan lagi, itu bukan uang perak kuno Amerika, tapi sekeping uang perak zaman sekarang.

Namun, yang tak habis dimengerti adalah : itu adalah uang perak dengan nilai nominal 25 sen dollar AS yang telah di cetak dan belum diedarkan yang masih tertinggal di kas negara Amerika, yang rencananya baru akan diedarkan pada tahun 1997.

Mengapa uang perak AS zaman sekarang bisa berada di dalam kuil Mesir kuno pada 4000 tahun silam? Para ilmuwan benar-benar bingung dibuatnya.

Laporan Sangat Rahasia NATO

Andaikata, karena perputaran waktu dan kembali ke masa lalu seperti tersebut di atas hanya kejadian yang kebetulan dan tidaklah aneh, bahkan diragukan.

Namun anehnya, seorang fisikawan juga membeberkan laporan sangat rahasia dari NATO, dan fakta yang di lukiskan dalam laporan tersebut, juga mengherankan : pada 1982 silam, dalam suatu latihan terbang dari Eropa Timur, tiba-tiba dalam medan penglihatan seorang pilot NATO muncul ratusan ekor dinosaurus, di luar dugaan pesawat itu tiba di daratan Afrika zaman prasejarah.

Dalam suatu penerbangan, seorang pilot juga kesasar dalam Perang Jerman semasa Perang Dunia ke-2. Pilot tentara Sekutu dan pesawat tempur Jerman melihatnya, dan hanya dalam waktu satu menit kemudian, ia kembali lagi ke realita.

Apakah Waktu Bisa Berputar Kembali?

Secara realitas, kecerdasan manusia masih belum cukup membendung berlalunya waktu ; secara teori, bahwa waktu berputar kembali, dan kembali ke masa lalu bukan tidak memungkinkan.

Menurut teori Einstein, waktu dan ruang dapat mengalami perubahan dalam kecepatan cahaya.

Jadi, seandainya suatu benda terbang dengan kecepatan 300 ribu km/detik, maka ruang bisa di perpendek, dan waktu bisa di perlambat.

Setelah seorang fisikawan dari California of University mengkalkulasi hal terkait menuturkan ; manusia perlu waktu 200 ribu tahun untuk bisa tiba di Andromeda dari bumi, sedangkan di atas kapal dengan kecepatan cahaya hanya perlu 20 tahun.

Namun, apakah hal yang indah ini benar-benar bisa terjadi ? Jawabannya pasti.

Sebab para ilmuwan sudah menemukan partikel gaib yang terdapat di alam semesta yang bahkan jauh lebih cepat dibanding dengan kecepatan cahaya, dalam penelitiannya para ilmuwan mendapati : ketika pesawat antariksa melewati gravitasi, gaya tarik medan gravitasi diubah menjadi tenaga pendorong, maka dalam waktu itu, pesawat antariksa bisa terbang dengan kecepatan cahaya bahkan dengan kecepatan cahaya ultra.

Para ahli dari Badan Antariksa Nasional Amerika telah membentuk teori resonansi medan waktu, teori ini dibentuk berdasarkan teori medan kesatuan Einstein dan fisikawan asal Jerman sebagai dasar teori.

Intinya adalah : dengan bantuan elastisitas perkembangan bersama elektromagnet, gravitasi, kecepatan cahaya dan ruang, sesaat melintasi ruang antarbintang.

Sampai saat itu, waktu berputar kembali tidak lagi merupakan sebuah misteri yang ditunggu pemecahannya. Terbetik berita, bahwa apabila kecepatan melampaui kecepatan cahaya, maka waktu akan berputar kembali.

Planet Nibiru Penyebab Kiamat 2012

Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minor yang belum ditemukan. Sejak pencarian untuk Planet X dimulai pada awal abad ke 20, kemungkinan akan adanya planet hipotetis yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper telah membakar teori-teori Kiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudara Matahari kita yang telah lama “hilang”.

Tetapi mengapa cemas duluan akan Planet X/Teori Kiamat ini? Planet X tidak lain hanya merupakan obyek hipotetis yang tidak diketahui?

Teori-teori ini didorong pula dengan adanya ramalan suku Maya akan kiamat dunia pada tahun 2012 (Mayan Prophecy) dan cerita mistis Bangsa Sumeria tentang Planet Nibiru, dan akhirnya kini memanas sebagai “ramalan kiamat” 21 Desember 2012. Namun, bukti-bukti astronomis yang digunakan untuk teori-teori ini benar-benar melenceng.

Pada 18 Juni kemarin, peneliti-peneliti Jepang mengumumkan berita bahwa pencarian teoretis mereka untuk sebuah massa besar di luar Tata Surya kita telah membuahkan hasil. Dari perhitungan mereka, mungkin saja terdapat sebuah planet yang sedikit lebih besar daripada sebuah obyek Plutoid atau planet kerdil, tetapi tentu lebih kecil dari Bumi, yang mengorbit Matahari dengan jarak lebih dari 100 SA. Tetapi sebelum kita terhanyut pada penemuan ini, planet ini bukan Nibiru, dan bukan pula bukti akan berakhirnya dunia ini pada 2012. Penemuan ini penemuan baru dan merupakan perkembangan yang sangat menarik dalam pencarian planet-planet minor dibalik Sabuk Kuiper.

Dalam simulasi teoretis, dua orang peneliti Jepang telah menyimpulkan bahwa bagian paling luar dari Tata Surya kita mungkin mengandung planet yang belum ditemukan. Patryk Lykawa dan Tadashi Mukai dari Universitas Kobe telah mempublikasikan paper mereka dalam Astrophysical Journal yang menjelaskan tentang planet minor yang mereka yakini berinteraksi dengan Sabuk Kuiper yang misterius itu.

Kuiper Belt Objects (KBOs)

Sabuk Kuiper menempati wilayah yang sangat luas di Tata Surya kita, kira-kira 30-50 SA dari Matahari, dan mengandung sejumlah besar obyek-obyek batuan dan metalik. Obyek terbesar yang diketahui adalah planet kerdil (Plutoid) Eris. Telah lama diketahui bahwa Sabuk Kuiper memiliki karakteristik yang aneh, yang mungkin menandakan keberadaan sebuah benda (planet) besar yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper. Salah satu karakterikstik tersebut adalah yang disebut dengan “Kuiper Cliff” atau Jurang Kuiper yang terdapat pada jarak 50 SA. Ini merupakan akhir dari Sabuk Kuiper yang tiba-tiba, dan sangat sedikit obyek Sabuk Kuiper yang telah teramati dibalik titik ini. Jurang ini tidak dapat dihubungkan terhadap resonansi orbital dengan planet-planet masif seperti Neptunus, dan tampaknya tidak terjadi kesalahan (error) pengamatan. Banyak ahli astronomi percaya bahwa akhir yang tiba-tiba dalam populasi Sabuk Kuiper tersebut dapat disebabkan oleh planet yang belum ditemukan, yang mungkin sebesar Bumi. Obyek inilah yang diyakini Lykawka dan Mukai telah mereka perhitungkan keberadaannya.

Peneliti Jepang ini memprediksikan sebuah obyek besar, yang massanya 30-70 % massa Bumi, mengorbit Matahari pada jarak 100-200 SA. Obyek ini mungkin juga dapat membantu menjelaskan mengapa sebagian obyek Sabuk Kuiper dan obyek Trans-Neptunian (TNO) memiliki beberapa karakteristik orbital yang aneh, contohnya Sedna.

Sejak ditemukannya Pluto pada tahun 1930, para astronom telah mencari obyek lain yang lebih masif, yang dapat menjelaskan gangguan orbital yang diamati pada orbit Neptunus dan Uranus. Pencarian ini dikenal sebagai “Pencarian Planet X”, yang diartikan secara harfiah sebagai “pencarian planet yang belum teridentifikasi”. Pada tahun 1980an gangguan orbital ini dianggap sebagai kesalahan (error) pengamatan. Oleh karena itu, pencarian ilmiah akan Planet X dewasa ini adalah pencarian untuk obyek Sabuk Kuiper yang besar atau pencarian planet minor. Meskipun Planet X mungkin tidak akan sebesar massa Bumi, para peneliti masih akan tetap tertarik untuk mencari obyek-obyek Kuiper lain, yang mungkin seukuran Plutoid, mungkin juga sedikit lebih besar, tetapi tidak terlalu besar.

“The interesting thing for me is the suggestion of the kinds of very interesting objects that may yet await discovery in the outer solar system. We are still scratching the edges of that region of the solar system, and I expect many surprises await us with the future deeper surveys.” – Mark Sykes, Direktur Planetary Science Institute (PSI) di Arizona.

Planet X tidaklah menakutkan

Jadi darimana Nibiru ini berasal? Pada tahun 1976 sebuah buku kontroversial berjudul “The Twelfth Planet” atau “Planet Keduabelas” ditulis oleh Zecharian Sitchin. Sitchin telah menerjemahkan tulisan-tulisan kuno Sumeria yang berbentuk baji (bentuk tulisan yang diketahui paling kuno). Tulisan berumur 6000 tahun ini mengungkapkan bahwa ras alien yang dikenal sebagai Anunnaki dari Planet yang disebut Nibiru, mendarat di Bumi. Ringkas cerita, Anunnaki memodifikasi gen primata di Bumi untuk menciptakan homo sapien sebagai budak mereka.

Illustrasi Terjadinya Impact

Ketika Anunnaki meninggalkan Bumi, mereka membiarkan kita memerintah Bumi ini hingga saatnya mereka kembali nanti. Semua ini mungkin tampak sedikit fantastis, dan mungkin juga sedikit terlalu detil jika mengingat semua ini merupakan terjemahan harfiah dari tulisan kuno berumur 6000 tahun. Pekerjaan Sitchin ini telah diabaikan oleh komunitas ilmiah sebagaimana metode interpretasinya dianggap imajinatif. Meskipun demikian, banyak juga yang mendengar Sitchin, dan meyakini bahwa Nibiru (dengan orbitnya yang sangat eksentrik dalam mengelilingi Matahari) akan kembali, mungkin pada tahun 2012 untuk menyebabkan semua kehancuran dan terror-teror di Bumi ini. Dari “penemuan” astronomis yang meragukan inilah hipotesa Kiamat 2012 Planet X didasarkan. Lalu, bagaimanakah Planet X dianggap sebagai perwujudan dari Nibiru?

Kemudian terdapat juga “penemuan katai coklat di luar Tata Surya kita” dari IRAS pada tahun 1984 dan “pengumuman NASA akan planet bermassa 4-8 massa Bumi yang sedang menuju Bumi” pada tahun 1933. Para pendukung hipotesa kiamat ini bergantung pada penemuan astronomis ini sebagai bukti bahwa Nibiru sebenarnya adalah Planet X yang telah lama dicari para astronom selama abad ini. Tidak hanya itu, dengan memanipulasi fakta-fakta tentang penelitian-penelitian ilmiah, mereka “membuktikan” bahwa Nibiru sedang menuju kita (Bumi), dan pada tahun 2012, benda masif ini akan memasuki bagian dalam Tata Surya kita, menyebabkan gangguan gravitasi.

Dalam pendefinisian yang paling murni, Planet X adalah planet yang belum diketahui, yang mungkin secara teoretis mengorbit Matahari jauh di balik Sabuk Kuiper. Jika penemuan beberapa hari lalu memang akhirnya mengarah pada pengamatan sebuah planet atau Plutoid, maka hal ini akan menjadi penemuan luar biasa yang membantu kita memahami evolusi dan karakteristik misterius bagian luar Tata Surya kita.

Misteri Terbelahnya Bulan

“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah
(Q.S. Al-Qamar: 1)”

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya: Apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah?

Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.

Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah?

Maka saya menjawabnya: “Tidak, sebab kehebatan ilmiah dapat diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah SAW, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu”. Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah SAW membelah bulan. Kisah itu adalah di masa sebelum hijrah dari Mekah Al-Mukarramah ke Madinah.

Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok) ?”Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ?” Mereka menjawab: “Coba belahlah bulan …”

Maka Rasulullah SAW pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah SWT agar menolongnya. Maka Allah SWT memberitahu Muhammad SAW agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya.

Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!”. Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Mereka lantas menunggu-nunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”
Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”.Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar).
Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: “Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …..” sampai akhir surat Al-Qamar.
Flag Counter