Minggu, 10 Januari 2010

MANFAAT BAWANG PUTIH

Dr.Yuda Turana
Bawang putih telah digunakan sebagai obat dalam herbal medicine sejak ribuan tahun yang lalu. Pada tahun 2700 – 1900 sebelum masehi bawang putih telah digunakan oleh pekerja-pekerja bangunan piramid sebagai obat penangkal penyakit dan rasa letih. Dan sekitar tahun 460 SM khasiatnya telah dipuji oleh Hipokrates. Saat perang dunia tahun 1914-1918 bawang putih digunakan oleh tentara perancis untuk mengobati luka.

Bawang putih terdiri dari berbagai macam komponen dengan berbagai khasiat antara lain menurunkan kadar kholesterol darah, menghambat agregasi trombosit, meningkatkan aktifitas fibrinolitik, menghambat atherogenesis dan menurunkan tekanan darah, sehingga dapat menurunkan resiko penyakit jantung koroner. Beberapa penelitian juga menunjukkan peranan bawang putih sebagai antioksidan maupun efek anti kanker.

Di Thailand Institute of Scientific and Technological Research dibuat kapsul berisi ekstrak bawang putih yang setara dengan 7 gram bawang putih segar setiap kapsul. Dosis yang dipakai adalah dua kali satu kapsul setiap hari selama 5 bulan. Pada bulan pertama pemberian kholesterol darah meningkat. Hal ini kemungkinan adanya pengikisan dari endapan lemak di pembuluh darah. Kholesterol HDL meningkat setelah 2 bulan pemberian. Kadar kholesterol menurun bermakna setelah 8 minggu, namun penurunan kadar trigliserida baru terjadi setelah 5 bulan pemberian bawang putih.

Penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian minyak esensial bawang putih setara dengan 1 gram bawang putih segar/ kgBB/ hari yang diberikan bersamaan dengan diet tinggi kholesterol, akan menurunkan kadar kholesterol , trigliserida serum. VLDL, LDL dan meningkatkan HDL.

Dabbah (Makhluk Melata)

Kata dabbah adalah bentuk mu'annas yang dipergunakan secara umum baik untuk muzakkar maupun mu'annas. Kata ini dipergunakan untuk pengertian tunggal (kata jenis),jamaknya dawabb. Kata ini berarti binatang yang melata atau merangkak. Dalam pembicaraan, kata ini banyak dipergunakan pada binatang yang dikendarai atau mengangkut beban.
Secara denotatif, kata itu memang dipergunakan pada binatang yang melata atau brgerak perlahan-lahan dimuka bumi. Yang meliputi binatang yang bergerak dengan menggunakan kaki atau dengan menggerak-gerakan badannya terkecuali bangsa burung yang bergerak dengan mengepak-epakkan sayapnya (perhatikan makna firman Allah dalam surah al-An'am: 38).
Akan tetapi, secara konotatif berarti seluruh makhluk yang bergerak dipermukaan bumi & apa saja yang dipersamakan dengan gerakannya. Dalam Al-Qur'an, kata itu disebut baik dalam bentuk jamak.
Dalam bentuk mufrad,(dabbah) terdapat dalam surah al-Baqarah: 164, Hud: 6 dan 56, an-Nahl: 49 dan 61, an-Naml: 82, al-'Ankabut: 60, Luqman: 10,14 dan 34, Fatir: 45, asy-Syura: 29, dan an-Naml: 82. Dalam bentuk jamak,(dawabb) terdapat dalam surah al-Anfal: 22, al-Hajj: 18, dan Fatir: 28.
Kata dabbah dalam al-Qur'an dipergunakan dalam pengertian yang menunjuk pada makna yang wajar, sehingga tidak menimbulkan perbedaan pendapat kecuali dalam firman Allah:
"Dan apabla perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkn sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat " Kami." (QS an-Naml: 82).
Kita dabbah dalam ayat diatas digunakan untuk menggambarkan makhluk yang dikeluarkan Allah dari perut bumi yang akan mengatakan sesuatu tentang masa lalu manusia.
Maka terjadilah perbedaan pendapat karena disatu pihak tetap berpegang teguh pada maknanya secara konotatif. Ada yang berpendapat bahwa dabbah itu sejenis binatang melata yang panjangnya 60 jengkal, berkaki dan berbulu.
Ada yang berpendapat, bahwa makhluk itu menyerupai kebanyakan binatang, yang keluar dari pecahan bukit Safa diwaktu malam disaat manusia berkumpul hendak berjalan menuju Mina.
Ada pula yang berpendapat, bahwa makhluk itu datang dari Negeri Ta'if dengan membawa tongkat Musa dan Cincin Sulaiman. Ia tidak terkejar dan tidak dapat ditangkap. Makhluk itu memukul orang mukmin dengan tongkat, mencap kata Mukmin pada wajahnya dan mencap kata Kafir diwajah orang Kafir dengan Cincin Sulaiman.
Diriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah dan Abu Syuraihah dari Nabi Muhammad SAW bahwasanya dia berkata keluarnya dabbah itu ada 3 tahapan yang panjang, yaitu :
Pertama akan keluar ditempat yang lebih jauh dari Yaman. Kemudian berita itu tersebar memasuki perkampungan. Hanya saja, berita itu tidak menyebutkan masuk ke Makkah. Sesudah berselang masa yang panjang, keluarlah pada tahapan yang lain didekat kota Makkah. Beritanya memasuki Makkah. Sesudah melampaui suatu masa, keluarlah di masjid yang paling dicintai dan dimuliakan Allah 'Azza wa Jalla, yaitu Masjidil-Haram. Makhluk itu tidak mengintai mereka, hanya saja dia itu berada dibagian Masjid diantara ar-Ruknul Aswad dan Pintu Bani Mahzum. Lalu makhluk itu menyibak kerumunan manusia menjadi bersebrangan, sementara sekelompok kaum muslimin tetap tinggal. Mereka tahu bahwa mereka sama sekali tidak menganggap Allah itu lemah andainya mereka lari. Maka tersingkaplah debu-debu dikepalanya sehingga keluarlah sinar dari wajah-wajah mereka, seolah-olah bintang-bintang yang bersinar.

Pembagian Al-Qur'an

Sejak zaman sahabat telah ada pembagian Al-Qur'an menjadi 1/2, 1/3, 1/5, 1/7, 1/9, dan sebagainya. Pembagian tersebut sekadar untuk mempermudah hafalan & amalan tiap-tiap hari, baik dalam shalat maupun diluar shalat. Pembagian itu tidak ditulis dalam al-Qur'an atau pun dipinggirnya. Barulah pada masa al-Hajjaj ibn Yusuf as-Saqafi diadakan penulisan didalam atau dipinggir al-Qur'an dan ditambah dengan istilah-istilah baru.
Al-Qur'an yang terdiri dari 114 surah dibagi menjadi 30 juz dan 60 hizb. Tiap-tiap surah ditulis namanya dan ayat-ayatnya,dan tiap-tiap hizb ditulis dipinggirnya yang menerangkan hizb pertama, kedua, dst. Tiap-tiap hizb dibagi menjadi 4 dengan tanda-tanda tertentu.
Disamping itu ada pembagian yang lebih pendek lagi,yaitu ruku'. Ad 554 ruku' dalam al-Qur'an. Surah yang panjang berisi beberapa ruku', sedangkan surah-surah yang pendek-pendek berisi satu ruku'. Tiap-tiap ruku' diberi tanda dipinggirnya dengan huruf 'ain. Adapun pertengahan al-Qur'an (nisful-Qur'an),terdapat pada surah al-Kahfi ayat 19 pada lafaz: “walyatalattaf” yang artinya: hendaklah ia bersikap hati-hati dan sopan.

Surah-Surah Dalam Al-Qur'an

Jumlah surah yang terdapat dalam al-Qur'an adalah 114 surah. Nama-nama surah,batas-batas tiap surah,dan susunan ayat-ayatnya adalah menuruti ketentuan yang ditetapkan dan diajarkan oleh Rasulullah SAW. Sebagian dari surah-surah al-Qur'an mempunyai satu nama dan sebagian yang lain mempunyai lebih dari satu nama. Surah-surah al-Qur'an secara berurutan sesuai sistematika al-Qur'an adalah sebagai berikut berikut:
1. Al-Fatihah
2. Al-Baqarah
3. Ali 'Imran
4. An-Nisa
5. Al-Ma'idah
6. Al-An'am
7. Al-A'raf
8. Al-Anfal
9. At-Taubah
10. Yunus
11. Hud
12. Yusuf
13. Ar-Ra'ad
14. Ibrahim
15. Al-Hijr
16. An-Nahl
17. Al-Isra'
18. Al-Kahfi
19. Maryam
20. Taha
21. Al-Anbiya'
22. Al-Hajj
23. Al-Mu'minun
24. An-Nur
25. Al-Furqan
26. Asy-Syu'ara'
27. An-Naml
28. Al-Qasas
29. Al-'Ankabut
30. Ar-Rum
31. Luqman
32. As-Sajdah
33. Al-Ahzab
34. Saba'
35. Fatir
36. Yasin
37. As-Saffat
38. Sad
39. Az-Zumar
40. Al-Mu'min
41. Fussilat
42. Asy-Syura
43. Az-Zukhruf
44. Ad-Dukhan
45. Al-Jasiyah
46. Al-Ahqaf
47. Muhammad
48. Al-Fath
49. Al-Hujurat
50. Qaf
51. Az-Zariyat
52. At-Tur
53. An-Najm
54. Al-Qamar
55. Ar-Rahman
56. Al-Waqi'ah
57. Al-Hadid
58. Al-Mujadalah
59. Al-Hasyr
60. Al-Mumtahanah
61. As-Saff
62. Al-Jumu'ah
63. Al-Munafiqun
64. At-Tagabun
65. At-Talaq
66. At-Tahrim
67. Al-Mulk
68. Al-Qalam
69. Al-Haqqah
70. Al-Ma'arij
71. Nuh
72. Al-Jin
73. Al-Muzzammil
74. Al-Muddassir
75. Al-Qiyamah
76. Al-Insan
77. Al-Mursalat
78. An-Naba'
79. An-Nazi'at
80. 'Abasa
81. At-Takwir
82. Al-Infitar
83. Al-Mutaffifin
84. Al-Insyiqaq
85. Al-Buruj
86. At-Tariq
87. Al-A'la
88. Al-Gasyiyah
89. Al-Fajr
90. Al-Balad
91. Asy-Syams
92. Al-Lail
93. Ad-Duha
94. Asy-Syarh
95. At-Tin
96. Al-'Alaq
97. Al-Qadr
98. Al-Bayyinah
99. Az-Zalzalah
100. Al-'Adiyat
101. Al-Qari'ah
102. At-Takasur
103. Al-'Asr
104. Al-Humazah
105. Al-Fil
106. Quraisy
107. Al-Ma'un
108. Al-Kausar
109. Al-Kafirun
110. An-Nasr
111. Al-Lahab
112. Al-Ikhlas
113. Al-Falaq
114. An-Nas
Surah-surah al-Qur'an diatas ditinjau dari segi panjang pendeknya dan terbagi atas 4 bagian:
1. Assab'ut-tiwal, yakni tujuh surah yang panjang, yaitu al-Baqarah, Ali 'Imran, an-Nisa, al-Ma'idah, al-An'am, al-A'raf, dan at-Taubah.
2. Al-Mi'un, yakni surah-surah yang berisi kira-kira seratus ayat lebih sedikit,seperti surah Yunus, Hud, Yusuf dan al-Mu'minun.
3. Al-Masani, yakni surah-surah yang berisi kurang sedikit seratus ayat, seperti al-Anfal dan al-Hijr.
4. Al-Mufassal, yakni surah-surah pendek, seperti ad-Duha, al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Nas.

REVOLUSI KEMALIS

Sebelum perang dunia pertama, Turki adalah pusat kesultanan Islam. Namun pada perang dunia pertama, Turki dikalahkan oleh kekuatan barat. Wilayah otonomnya dirampas oleh barat. Negara-negara Islam berjatuhan ditangan para penjajah.
Ditengah-tengah runtuhnya kekuasaan Islam Turki, muncul seorang pemuda yang bernama Kemal Attatruk, ia membangun negara Turki yang baru. Pandangannya ia akan membangun negara Turki sejajar dengan negara Barat, yaitu dengan membuat Turki seperti Barat.
Kemal Attatruk mengadakan revolusi yang terkenal dengan nama Revolusi Kemalis. Dalam konsep ini Kemal bukan saja mengembangkan sekularisme yang berarti memisahkan politik dengan agama dan nertalitas agama, tetapi mengadakan pembantaian Islam dan penegakkan sekularisme sebagai dasar yang suci dan tidak dapat di ganggu gugat.
Kemal merubah lembaga-lembaga yang tidak sesuai dengan prinsip dasar sekular. Untuk memperkuat sekularisme kemalis dan menolak ideologi tata negara Islam.
Kemal Attatruk membubarkan lembaga Khalifah dan Pengadilan Syariah (1924), membubarkan aliran-aliran agama Islam dan tarekat secara paksa (1925), mengganti undang-undang lama dengan undang-undang baru yang di tiru dari Swiss (1926), menghilangkan pasal dalam Konstitusi yang mengatakan “Agama dan Negara adalah Islam” dan mengganti teks konstitusi dengan huruf latin yang asalnya berbahasa Arab, serta menambahkan dalam konstitusi “sekularisme” sebagai salah satu Dasar Negara (1937) merubah Adzan dari bahasa Arab ke bahasa Turki, membuat hukum melarang susunan masyarakat berdasar Agama, Sekte, Partai Politik dilarang menggunakan Agama untuk maksud politik (1938), mencantumkan hukum sebagai tindakan-tindakan yang melanggar konstitusi sekularisme sebagai realisasi larangan propaganda menentang Sekularisme.
Revolusi Kemalis ini di dukung oleh sebagian Rakyat Turki yang Islam dan di tolak oleh masyarakat dataran tinggi Anatoli dan pegunungan Es Timur. Masyarakat yang menolak ini tetap meyakini Turki harus dibangun berdasarkan Islam bukan berdasarkan sekular.

Jumat, 08 Januari 2010

Pendiri Satanisme

Anton Szandor LaVey (lahir 11 April 1930 – wafat 29 Oktober 1997 pada umur 67 tahun) adalah pendiri dan High Priest dari Gereja Setan, penulis, okultis, musisi, dan aktor. Ia adalah penulis The Satanic Bible dan pendiri Satanisme.
Lahir : 11 April 1930 (Chicago, Illinois, U.S.)
Meninggal : 29 Oktober 1997 (umur 67) (San Francisco, California, USA)
Pekerjaan : Penulis, Pembicara
Karya terkenal : The Satanic Bible, The Satanic Witch
Anak : Karla LaVey, Zeena Schreck, Satan Xerxes Carnacki LaVey

Lahir tahun 1966 di California, Amerika Serikat. Pelopor gerakan penyembahan setan yang terorganisir bernama Anton Szandor LaVey. Sekte ini bersimbol baphomet yaitu kepala kambing jantan pada pentakel terbalik dalam lingkaran. Kambing adalah lawan domba (Mat. 25:31-46). Ujung bintang yang menggambarkan tanduk bermakna Lucifer. Tiga ujung di bawah menggambarkan tritunggal iblis, ditengah Lucifer, di kiri anti-Kristus, dan di kanan nabi palsu. Tritunggal iblis ini lawan tritunggal Kristen. Di tiap sudut bintang ada lambang-lambang yang menggam-barkan lima lambang setan yaitu zombie, werewolf, dracula, vampire, dan shewolf. Berbeda dengan sekte-sekte Satanist yang umumnya bersembunyi dan bersifat rahasia, sekte LaVey bersifat terang-terangan dan ia mengangkat dirinya sebagai imam agung GS dan rajin mempublikasikan dirinya kepada umum.

LaVey menulis empat buku GS, yaitu 'The Satanic Bible' (1969), 'The Satanic Rituals' (1969), 'The Complete Witch' (1972), dan 'The Devil Note-book'. Dalam buku The Satanic Bible ada bab berjudul 'Wanted God Dead or Alive.' Disitu diterangkan secara panjang lebar bahwa 'agama dengan segala cinta kasihnya adalah proyeksi tidak terbatas dari rasa frustrasi manusia. Satu-satunya kekuatan konkrit ada-lah kekuatan setan.' Beberapa sekte lain yang ter-kenal adalah The Temple of Set, Order of the Black Ram, Werewolf Order, Worlwide Church of Satanic Liberation, Church of War. Namun ada pula sekte-sekte yang tidak terlalu dikenal dan mungkin karena sifatnya rahasia seperti sekte Brotherhood, Our Lady of Endor Coven, Order Temple Satanic, The Process Church of Final Judge-ment, The Satanic Orthodox Church of Nethilium Rite.

Sejak kecil LaVey dikenal senang musik tetapi juga magic. Antara 1950-1960 ia mendirikan Magic Circle dan memberi kuliah di rumah tentang vampire, kanibalisme, dan lycantropi (manusia serigala). Lalu, pada tahun 1966 ia men-dirikan The Church of Satan yang dimaksudkan untuk menelanjangi kemunafikan agama selama 2000 tahun. Organisasi aneh ini menyebut dirinya "Organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah, yang secara terbuka menyatakan mengabdi pada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia, yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos, yang diresapi dan dimotivasikan oleh kekuatan gelap yang disebut setan."

LaVey mengaku dirinya sebagai 'Prince of Darkness' dan kelompok pengikut LaVey ini menyebut diri mereka sebagai 'kaum asing yang terpilih dan elit', dan bahkan mengatakan ' Para pengikut setan adalah tuhan itu sendiri.' LaVey juga mengeluarkan beberapa manifesto untuk warganya semacam Hukum Allah tetapi isinya berlawanan. Ada sembilan pernyataan setan, ada sebelas aturan setan di muka bumi, dan ada sembilan dosa yang harus dijauhi setan. Di situ ia menekankan bahwa setan mewakili kebebasan. 'Setan mewakili balas dendam, bukannya memberi pipi yang lain'. Karuan saja pemberontakan moral dan kebenaran ini digandrungi anak-anak muda pada dasawarsa 60-an ketika kelompok hippies mulai bangun.

GS menyebarkan doktrin yang diciptakan oleh LaVey melalui, tulisan, rekaman dan video. Mereka mengaku punya media yang luas, dan selama 33 tahun terakhir organisasi ini menggunakan beberapa nama seperti First Church of Satan, Church of Satan, dan American Church of Satan. Nama lain di luar itu disebutnya 'pendusta.' LaVey meninggal umur 67 tahun (29 Oktober 1997), dan ia digantikan oleh Blache Barton, pendeta wanita tinggi, yang juga isterinya yang disebut Hyberia. Barton adalah ibu anaknya yang ketiga bernama Satan Xerxes Carnacki LaVey.

Pada tahun 1970-an banyak grup-grup musik bertumbuhan yang menggunakan idiom-idiom setan, seperti yang namanya Black Sabbath, Kiss, Judast Priest, dan Sex Pistol.

Lucifer

Lucifer adalah nama yang seringkali diberikan kepada Setan dalam keyakinan Kristen karena penafsiran tertentu atas sebuah ayat dalam Kitab Yesaya. Secara lebih khusus, diyakini bahwa inilah nama Setan sebelum ia diusir dari surga.

Dalam bahasa Latin, kata "Lucifer" yang berarti "Pembawa Cahaya" (dari lux, lucis, "cahaya", dan "ferre", "membawa"), adalah sebuah nama untuk "Bintang Fajar" (planet Venus ketika muncul pada dini hari). Versi Vulgata Alkitab dalam bahasa Lain menggunakan kata ini dua kali untuk merujuk kepada Bintang Fajar: sekali dalam 2 Petrus 1:19 untuk menerjemahkan kata bahasa Yunani "Φωσφόρος" (Fosforos), yang mempunyai arti harafiah yang persis sama dengan "Pembawa Cahaya" yang dimiliki "Lucifer" dalam bahasa Lain; dan sekali dalam Yesaya 14:12 untuk menerjemahkan "הילל" (Hêlēl), yang juga berarti "Bintang Fajar". Dalam ayat yang belakangan nama "Bintang Fajar" diberikan kepada raja Babilonia yang tirani, yang dikatakan oleh nabi akan jatuh. Ayat ini belakangan diberikan kepada raja iblis, dan dengan demikian nama "Lucifer" kemudian digunakan untuk Setan, dan dipopulerkan dalam karya-karya seperti "Inferno" oleh Dante dan Paradise Lost oleh Milton, tetapi bagi para pengguna bahasa Inggris, pengaruhnya yang terbesar disebabkan karena nama ini digunakan dalam Alkitab Versi Raja James, sementara versi-versi bahasa Inggris lainnya menerjemahkannya dengan "Bintang Fajar" atau "Bintang Siang".

Sebuah nas serupa dalam Kitab Yehezkiel 28:11-19 mengenai raja Tirus juga diberikan kepada Setan, sehingga menambahkan gambaran lain kepada gambaran Setan dan kejatuhannya yang tradisional.
Flag Counter